22 Juli 2020
Pengertian, Prinsip Dasar, Dan Fungsi Jurnal Umum

Jurnal Umum adalah jenis dokumen yang sangat diperlukan bagi perusahaan. Apa pengertian, prinsip dasar, dan fungsi dari jurnal umum?

Secara umum, jurnal merupakan salah satu komponen yang sangat penting di dunia akuntansi. Kita mengenal jurnal bahkan sudah sejak sekolah menengah atas, terlebih yang mengambil jurusan Akuntansi di sekolah menengah kejuruan.

Namun begitu, belum banyak orang yang tahu dengan pasti apa itu jurnal umum serta fungsi dan bentuknya.

Sebuah jurnal yang sangat diperlukan oleh perusahaan, mestinya wajib diketahui bentuknya oleh para praktisi akuntansi (akuntan). Namun begitu, Anda juga sebaiknya mengetahui bentuk jurnal pada umumnya karena memiliki pengetahuan tentang ini sama sekali tidak merugikan. 

Inilah mengapa Anda harus membaca artikel kami hingga akhir, mari!

Pengertian Dan Konsep Jurnal Umum Perusahaan

Semua perusahaan, baik yang bergerak di bidang jasa, manufaktur, atau perdagangan pasti memiliki jurnal baik jurnal umum maupun jurnal khusus.

Jurnal didokumentasikan dengan baik, dalam bentuk lajur tabel yang sistematis dan terintegrasi sehingga terbentuk suatu kalkulasi transaksi yang bisa dipertanggungjawabkan. Pada umumnya, jurnal umum memang sering digunakan oleh perusahaan jasa.

Dalam bahasa Perancis, “jour” memiliki makna “hari” yang kemudian disadur menjadi istilah dalam dunia akuntansi yaitu jurnal.

Secara umum, kita mengenal jurnal sebagai dokumen pencatatan bukti transaksi perusahaan. Namun definisi dari jurnal umum sebenarnya adalah catatan akuntansi permanen yang berfungsi mencatat transaksi debet dan kredit perusahaan secara kronologis.

Keberadaan dari jurnal umum sebuah perusahaan begitu penting, karena dokumen ini merupakan tempat pertama transaksi dicatat secara real time oleh para akuntan.

Saking pentingnya, pelajar maupun mahasiswa jurusan akuntansi diwajibkan mengetahui dasar ilmu mengenai jurnal umum agar bisa melakukan rekapan secara terstruktur.

Dalam penjelasan yang lebih sederhana, perusahaan pastinya menjalankan fungsi pengeluaran dan pemasukan yang berkaitan dengan dana milik orang banyak. Seperti dana dari bank, dari investor atau pemegang saham, yang tentunya memerlukan tanggung jawab besar.

Di sisi lain, prinsip keuangan perusahaan harus dipisahkan dari uang milik pribadi dan dicatat secara runtut.

Proses pencatatan transaksi tersebut harus dilakukan secara benar dan baik, dengan mempertimbangkan elemen balance antara sisi debet maupun kredit.

Pengelompokan akun yang ada pada jurnal umum juga harus seragam dan disesuaikan dengan nama dokumen transaksi. Dengan adanya jurnal jenis ini, perusahaan bisa melakukan identifikasi terperinci terhadap aliran uang untuk dipertanggungjawabkan pada pihak tertentu.

Prinsip Dasar Jurnal Umum Akuntansi

Jurnal umum akuntansi memiliki beberapa prinsip dasar yang harus dipatuhi. Prinsip ini dibuat sebagai patokan atau aturan bagi para akuntan ketika mengerjakan jurnal umum dari sebuah instansi.

Beberapa prinsip dasar jurnal umum akuntansi adalah sebagai berikut :

  1. Identifikasi dokumen transaksi, dilakukan agar akuntan bisa mengelompokkan dokumen berdasarkan jenis transaksinya.

Contoh dari dokumen yang biasa digunakan adalah kwitansi (term of payment), nota, faktur, memo, dan lain sebagainya.

  1. Mengelompokkan akun pada jurnal yang dipengaruhi oleh jenis transaksi perusahaan seperti aktiva, hutang, dan harta.

Pengelompokan ini dilakukan agar akuntan lebih mudah memasukkan data ke jurnal.

  1. Menentukan jenis transaksi apakah akan ditambahkan pada jurnal atau bahkan dikurangkan.

Pertimangan ini juga harus didasarkan pada jenis transaksi perusahaan yang bersangkutan.

  1. Menentukan debit maupun kredit dari sebuah akun dari transaksi yang telah dilakukan.

Untuk bisa menentukan salah satu dari kedua hal ini, terlebih dahulu akuntan harus menguasai dasar penentuan debit kredit akun pada sebuah jurnal.

  1. Mencatat semua akun yang telah dipertimbangkan dari nomor 1 hingga 4 pada jurnal umum sesuai dengan kolom masing-masing.

Jika proses pengelompokan dan penghitungan benar, maka didapat hasil yang balance antara sisi kanan dengan sisi kiri.

 Fungsi Dan Manfaat Dari Jurnal Umum

Dokumen seperti jurnal umum memanfaatkan prinsip equality dan pencatatan historis yang sangat kronologis. Jumlah uang yang keluar dan masuk akan bisa seimbang dan mampu mencapai kata balance ketika tidak ada unsur kebohongan di dalamnya.

Selain itu, fungsi jurnal umum akuntansi lainnya seperti di bawah ini perlu diketahui oleh masyarakat umum :

  1. Historical Function (Fungsi Historis)

Sebagai sebuah dokumen pencatatan transaksi yang kronologis, jelas sudah jika salah satu fungsi dari jurnal umum adalah fungsi historis atau fungsi sejarah. Jurnal mampu dijadikan petunjuk yang dapat ditinjau kembali berdasarkan waktu transaksi secara mendetail, karena digunakan untuk mencatat setiap hari.

Catatan yang sangat rinci seperti jurnal umum pastinya memudahkan para akuntan atau manajer untuk meninjau ulang alur pergerakan kas maupun keberadaan aset.

  1. Recording Function (Fungsi Pencatatan)

Setiap ada perubahan aliran dana pada perusahaan ataupun ketika ada pergerakan aset, akuntan harus segera mencatatnya dalam jurnal umum.

Inilah yang dimaksud dengan recording function atau fungsi pencatatan pada jurnal. Proses pencatatan harus dilakukan setiap hari dengan mempertimbangkan pengelompokan akun pada prinsip dasar jurnal umum.

  1. Analytical Function (Fungsi Analitis)

Jurnal disusun sedemikian rupa menurut patokan yang telah dipelajari di dunia akuntansi, dan mampu dijadikan alat analisis oleh tim manajemen suatu perusahaan.

Mereka mampu melakukan peninjauan ulang terkait akun yang telah dicatat pada lajur jurnal umum terkait pengelompokan akun dan nominal akhir saldo.

  1. Informative Function (Fungsi Informatif)

Berdasarkan keterangan akun yang telah dicatat, tidak menutup kemungkinan jurnal umum bisa dijadikan sumber informasi bagi berbagai pihak yang berkepentingan dengan perusahaan. Pihak yang dimaksud bisa berupa karyawan, manajemen tingkat atas, pemegang saham, investor, dan lain sebagainya.

  1. Instructive Function (Fungsi Instruktif)

Jurnal umum penting karena memiliki fungsi yang cukup instruktif. Dokumen yang satu ini bisa digunakan sebagai pedoman memasukkan data transaksi ke buku besar, yang notabene juga sangat diperlukan keberadaannya oleh perusahaan.

Para akuntan bisa mengalami kemudahan untuk menghitung kalkulasi transaksi untuk buku besar berbasis data pada jurnal umum.

Sedangkan manfaat jurnal umum pada dasarnya adalah sebagai informasi tentang gerak-gerik atau aliran dana perusahaan.

Tak hanya itu, jurnal umum juga mampu dimanfaatkan sebagai referensi pencatatan metode akuntansi pada jenis laporan lainnya. Anda pun bisa menggunakan jurnal umum untuk melakukan estimasi biaya menggunakan rumus tertentu.

Bentuk Jurnal Umum Akuntansi

NAMA PERUSAHAAN

Jurnal Umum

Periode …...

Tanggal

No. Bukti

Nama Akun / Keterangan

Ref

Debet

Kredit

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

 

 

(7)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jumlah

 

 

 

Berikut ini deskripsi petunjuk nomor pada bentuk jurnal umum akuntansi seperti yang telah kami gambarkan :

  1. Pada nomor 1, diisi tanggal, bulan, dan tahun transaksi.
  2. Pada nomor 2, diisi nomor dokumen transaksi terkait yang akan dimasukkan ke jurnal umum.
  3. Pada nomor 3, diisikan nama akun atau dokumen berdasarkan keputusan debet atau kreditnya.
  4.  Pada nomor 4, diisi nomor kode yang telah dicocokkan dengan buku besar.

Fungsinya mempermudah proses pemanggilan kembali akun pada jurnal umum ke buku besar.

  1. Pada nomor 5 dan 6, diisikan masing-masing jumlah atau nominal saldo yang akan didebet atau dikredit.
  2. Pada nomor 7, diisi keterangan atau deskripsi singkat terkait akun yang dicatat.

Itulah beberapa informasi mengenai jurnal umum yang perlu Anda ketahui. Singkatnya, jurnal umum sangat penting keberadaannya bagi perusahaan karena digunakan sebagai parameter transparansi sebuah transaksi.

Dengan berbagai fungsi dan manfaat yang mengikutinya, tentunya semua instansi harus membuat jurnal umum demi kondisi keuangan yang kondusif.

Jika Anda memerlukan aplikasi perangkat lunak akuntansi terkait jurnal umum, lebih baik gunakan produk dari SISCOM.

Kami memproduksi software akuntansi berbasis internet, dan sangat direkomendasikan kepada Anda. Dengan menggunakan aplikasi dari Siscom, kegiatan input data pada jurnal umum akan berlangsung mudah dan integratif.