Welcome to Siscom Support
Tips & Trick Program

1. Saat membuka program muncul pesan “Cannot open database ...SHRDBF,requested by the login,..”setelah di OK muncul set koneksi
- Cek apakah nama komputer server program berubah, isikan nama komputer server program
Di bagian “Nama Sql Server” pada form set koneksi, Klik OK
- Jika masih tidak bisa, cek koneksi jaringan LAN (untuk sistem multiuser),apakah komputer client terkoneksi ke komputer server program,agar program dapat berjalan di komputer client maka komputer client harus terkoneksi ke komputer server

2. Muncul pesan “ Batas penggunaan program anda habis” saat membuka program
Setelah melewati masa trial program selama periode tertentu maka program perlu diregistrasi untuk mendapatkan lisensi pemakaian program. 
untuk melakukan registrasi hubungi SISCOM

3. Muncul pesan “ Batas pemakaian komputer sudah melebihi limit yang ditentukan “ saat akan membuka program
Batas pemakaian program sudah melebihi jumlah lisensi yang diberikan, hubungi SISCOM untuk menambah lisensi program

4. Saat Input Transaksi, tanggal default transaksi selalu tanggal 1
Cek dimenu seting default, activ periode harus ada di periode bulan berjalan, untuk mengganti activ periode tekan tombol F5 pada keyboard,lalu ganti active periode ke periode bulan berjalan, enter sampai selesai

5. Saat membuka Laporan muncul pesan “The conversion of a char data type to a datetime data type resulted in an out-of-range datetime value”
Cek regional setting komputer di control panel, gunakan format English United States

6. Muncul pesan “data in use.../ data sedang dipakai..” , saat akan melakukan edit faktur
Pastikan ke user yang lain (jika program multiuser ) apakah sedang ada yang menggunakan nomor faktur tersebut atau tidak, jika sedang tidak ada yang menggunakan faktur tersebut tekan tombol F11 pada keyboard untuk membuka kunci data

7. Saat membuka laporan, laporan yang tampil terpotong atau tidak tampil sepenuhnya
Cek printer default komputer tersebut, biasanya terjadi jika default printer ada di printer struk,contoh epson TM U220, ubah default printer ke printer lain seperti epson LX atau LQ lalu buka ulang laporan

8. Saat membuat user program muncul pesan “Incorrect syntax near ()”
Pada kolom password digit paling depan jangan menggunakan angka 9

9. Header faktur hilang (Lost Header )
Di Program SISCOM, faktur terdiri dari 2 bagian yaitu header dan detail, dan kedua bagian tersebut tersimpan didatabase yang berbeda. Posisi lost header adalah posisi dimana faktur tersebut di database detail ada tetapi di database header tidak ada, Untuk mengetahui apakah ada header faktur yang hilang atau tidak, bisa digunakan bantuan tool lost header di menu help-tool – kroscek error.
Untuk memperbaikinya dapat dilakukan dengan cara membuat kembali faktur tersebut dengan nomor yang sama, setelah kursor sampai posisi detail langsung tekan tombol ESC pada keyboard,maka otomatis detail (isi faktur ) akan muncul. 

10. Nilai di hutang atau piutang tidak sama dengan nilai di fakturnya
Perbedaan antara nilai di faktur dengan di hutang atau piutang dapat terjadi karena pada saat input faktur atau edit faktur terjadi gangguan teknis seperti komputer yang tiba-tiba mati,jaringan terputus dan gangguan teknis lain yang meyebabkan data belum tersimpan secara sempurna.
Cara mengatasinya adalah dengan masuk kembali ke faktur yang bermasalah,lakukan proses edit faktur sampai selesai atau hanya masuk kedalam faktur lalu langsung keluar lagi

11. Saat input atau scan imei (SN) di faktur muncul pesan “Double SN”, tapi imei (SN) tersebut tidak ada di faktur tersebut
Imei tersebut tidak tersimpan dengan sempurna di semua database sistem, bisa terjadi karena :
- Proses scan imei yang terlalu cepat
- Komputer lambat, karena virus ataupun masalah hardware
- Kondisi scanner imei sudah kurang baik
- Untuk sistem multiuser, jaringan yang putus nyambung

Untuk memperbaikinya bisa dilakukan dengan cara :
- Buka menu Help – tool – kroscek error
- Di TAB lost imei, pilih transaksi yang bermasalah contoh pembelian, centang juga pilihan include delete
- Klik Preview
- Setelah muncul report error, keluar dari tool kroscek error
- Imei sudah bisa diinput kembali di faktur

12. Faktur nomor tertentu keluar error “invalid use off null..” saat di view ataupun diedit
Hal ini disebabkan ada field dalam database yang null, perbaikannya dilakukan lewat database dengan cara mengupdate langsung field yang bermasalah

13. Proses Maintenance Data error
Saat Maintenance Data terjadi error yang menyebabkan gagalnya Maintenance Data, hal ini disebabkan karena adanya header faktur yang double atau adanya null di database. Perbaikannya dilakukan lewat database dengan cara menghapus salah satu header atau untuk kasus null harus di cari di field mana dan database mana (tidak pasti)

14. Nilai HPP di persediaan barang dan di Laporan Laba Rugi tidak sesuai
Lakukan Maintenance Data, Maintenance Data dilakukan untuk perhitungan ulang stok,hutang piutang,dan untuk mendapatkan nilai HPP 

15. Nilai Hutang atau Piutang tidak sesuai
Lakukan Maintenance Data, Maintenance Data dilakukan untuk perhitungan ulang stok,hutang piutang,dan untuk mendapatkan nilai HPP

16. Persediaan atau hutang ataupun piutang periode bulan lalu,tidak sesuai dengan di periode awal bulan berjalan
Lakukan Maintenance Data dari periode bulan lalu,dilanjutkan Maintenance Data bulan berjalan. Biasanya terjadi karena adanya input/edit mundur ke periode bulan sebelumnya

17. Nilai pelunasan hutang atau piutang tidak masuk ke jurnal 
Cek di master tipe bayar apakah akun sudah diseting atau belum, caranya adalah di tipe bayar yang digunakan tekan tombol F10, akun tipe bayar harus terisi agar nilai pelunasan hutang ataupun piutang bisa masuk ke jurnal

18. Faktur yang sudah dibayar,kemudian pembayarannya dihapus lagi, di laporan piutang atau hutang status faktur tersebut sudah dibayar(tidak sesuai nilainya)
Penyebabnya adalah database tidak terupdate dengan benar, agar nilai piutang atau hutang sesuai maka harus dilakukan Maintenance Data.

19. Nilai transaksi trading tidak masuk ke jurnal
Jika Nilai transaksi-transaksi trading seperti Pembelian, Penjualan, Retur Penjualan, Retur Pembelian dan lain-lain tidak masuk ke jurnal maka cek di menu setting akun transaksi, apakah untuk transaksi tersebut akunnya sudah terisi atau belum

20. Kode akun yang dibuat diperiode bulan lalu setelah bulan aktif sudah berjalan, tidak bisa digunakan di bulan berjalan
Jika setelah tutup bulan kita masih menambah kode akun perkiraan di periode bulan lalu,maka dibulan berjalan juga harus dibuat kode akun dan nama yang sama, agar kode akun tersebut dapat digunakan ditransaksi di bulan berjalan

21. Dilaporan Neraca nilai antara aktiva dan pasiva beda
Nilai aktiva berbeda dengan nilai pasiva, disebabkan karena adanya kode akun perkiraan yang salah tipe, atau salah level, ataupun salah tipe neraca. Cek kembali di menu chart of account(kode akun perkiraan)

22. Untuk sistem online yang menggunakan remote desktop, printer dikomputer client tidak terbaca di server saat akan melakukan print
Solusi untuk mengatasi masalah printer client yang tidak terbaca di komputer server adalah dengan cara menginstal driver printer komputer client di komputer server